Featured

Kencur atau cikur (Kaempferia galanga)

Tanaman kencur ini mampu menghilangkan rasa cemas, stress dan juga depresi yang berlebihan. Tanaman kencur menjadi salah satu tanaman yang mudah untuk membudidayakan tanaman kencur. Tanaman yang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia mampu dijadikan sebagai alat untuk itu tanaman ini juga herbal dalam mengatasinya. Nah seperti apa yang sudah dijudulkan, dimana kami disini akan membahas secara lengkap mengenai klasifikasi dan diserta dengan warna. Apa saja yang menjadi klasifikasin dan juga morfologi dari tanama. Buaya? Dibawah inilah yang menjadi klasifikasi dan morfologi yang terlengkap. Apa saja yang menjadi klasifikasi dan morfologinya?   Langsung saja disimak pembahasan yang ada dibawah ini. Baca Juga : Cara Budidaya Tanaman Kencur Klasifikasi Tanaman Kencur Tanaman kencur memiliki bahasa latin yakni Kaempferia Galanga beserta dengan klasifikasinya. Seperti apa klasifikasi dari tanaman kencur ini? Langsung saja disimak ulasan yang telah tertulis dibawah ini. Kingdom : Plantae Infra K

Lengkuas/LAOS (Alpinia galanga)



 Nama "lengkuas" berasal dari bahasa Melayu, yaitu lengkuas yang berakar dari bahasa Proto-Melayu-Polinesia *laŋkuas dengan kata serumpun dalam bahasa Ilokano langkuás; Tagalog, Bikol, Kapampangan, Visayan, dan Manobo langkáuas atau langkáwas; Aklanon eangkawás; Kadazan Dusun hongkuas; Ida'an lengkuas; Ngaju Dayak langkuas; dan Iban engkuas.[5]


Lengkuas juga disebut sebagai laos dalam bahasa Jawa dan laja dalam bahasa Sunda.


Asal

Lengkuas berasal dari Asia Tenggara. Pusat budidaya selama perdagangan rempah-rempah pada mulanya berlangsung di Jawa. Hingga kini, lengkuas masih dibudidayakan secara luas di Asia Tenggara, terutama di Kepulauan Sunda Besar dan Filipina. Budidayanya juga telah menyebar ke Asia Tenggara, terutama Thailand.[6]


Deskripsi

Lengkuas adalah tanaman yang dapat tumbuh hingga 3,5 cm, dengan rimpang bawah tanah dan akar adventif kecil. Tumbuhan rimpang terdiri dari batang, daun, bunga, buah, dan biji.


Batang

Lengkuas adalah terna tegak yang tingginya 2 m atau lebih. Batangnya yang muda keluar sebagai tunas dari pangkal batang tua. Seluruh batangnya ditutupi pelepah daun.[2] Batangnya ini bertipe batang semu.[4]


Daun

Daunnya tunggal, bertangkai pendek, berbentuk daun lanset memanjang, ujungnya runcing, pangkalnya tumpul, dan tepinya rata. Ukurannya daunnya adalah: 25-50 cm × 7–15 cm. Pelepah daunnya berukuran 15–30 cm, beralur, dan berwarna hijau.[4]


Bunga

Perbungaannya majemuk dalam tandan yang bertangkai panjang, tegak, dan berkumpul di ujung tangkai. Jumlah bunga di bagian bawah lebih banyak daripada di atas tangkai, dan berbentuk piramida memanjang. Kelopak bunganya berbentuk lonceng, berwarna putih kehijauan. Mahkota bunganya yang masih kuncup pada bagian ujung warnanya putih, dan bawahnya berwarna hijau. Jumlah bunga di bagian bawah tandan lebih banyak dari pada di bagian atas, sehingga tandan tampak berbentuk piramida memanjang. Panjang bibir bunga 2,5 cm, berwarna putih dengan garis miring warna merah muda pada tiap sisi. Mahkota bunga yang masih kuncup, pada bagian ujungnya berwarna putih, sedangkan pangkalnya berwarna hijau.[4]


Buah

Buahnya termasuk buah buni, bulat, keras, dan hijau sewaktu muda, dan coklat apabila sudah tua. Umbinya ada yang berwarna putih, juga ada yang merah. Rimpang lengkuas merupakan rimpang yang besar dan tebal, berdaging, berbentuk silindris, diameter sekitar 2–4 cm, dan bercabang-cabang. Bagian luar berwarna coklat agak kemerahan atau kuning kehijauan pucat, mempunyai sisik-sisik berwarna putih atau kemerahan, keras mengkilap, sedangkan bagian dalamnya berwarna putih.[1]


Berdasarkan ukurannya, ada yang besar. juga ada yang kecil. Karenanya, dikenal 3 kultivar yang dibedakan berdasarkan warna dan ukuran rimpangnya.[2] Rimpangnya ini merayap, berdaging, kulitnya mengkilap, beraroma khas, ia berserat kasar, dan pedas jika tua. Untuk mendapatkan rimpang muda yang belum banyak seratnya, panen dilakukan pada saat tanaman berusia 2,5-4 bulan.[1] Apabila dikeringkan, rimpang berubah menjadi agak kehijauan, dan seratnya menjadi keras dan liat. Rasanya tajam pedas, menggigit, dan berbau harum karena kandungan minyak asirinya.[4]




Kandungan Nutrisi Laos


manfaat-laosLaos atau lengkuas memiliki nama asing galangal, dimana rimpang dari tanaman ini memiliki berbagai macam kandungan nutrisi penting seperti :


kalori

manfaat serat

natrium

manfaat zat besi

manfaat vitamin A

manfaat vitamin C

Dalam rimpang lengkuas terkandung berbagai macam senyawa seperti minyak atsiri, metil sinamat, eugenol dan diarylheptanoids volatile, yang dikenal sebagai galangol. Selain itu, tanaman ini juga mengandung gingerol, fitonutrient, flavonoid (galangin, galangin-3-metil eter dan Kaempferide), pati,emodin, beta-sitosterol, quercetin, tanin, dan resin. 


Di beberapa kalangan masyarakat, laos atau lengkuas telah digunakan dalam berbagai jenis pengobatan tradisional sejak zaman dahulu.  Pada abad ke-13 lengkuas pertama kali dibawa dari Asia ke Inggris dan Eropa. Di sana jenis rempah-rempah tersebut digunakan sebagai salah satu bumbu dapur dan juga sebagai bahan obat-obatan.


Adapun beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari laos antara lain adalah :


Manfaat Laos Bagi Kesehatan

1. Lengkuas memiliki kegiatan anti-inflamasi dan antioksidan


Beberapa penelitian telah menujukkan bahwa laos atau lengkuas memiliki manfaat sebagai anti-inflamasi pada beberapa keadaan. Penelitian yang dilakukan oleh para peneliti Korea misalnya, mereka menemukan bahwa kandungan senyawa yang terdapat dalam rimpang laos, dapat menghambat nitrat pada proses produksi oksida sejalan sel makrofag lipopolisakarida-diaktifkan RAW 264.7.


Penelitian lain yang telah dilakukan di Jepang menunjukkan bahwa ekstrak rimpang laos mengandung diarylheptanoids dan galangin yang mampu menghambat oksida nitrat (NO) serta mengaktivkan produksi lipopolisakarida (LPS).


2. Dapat bermanfaat bagi mereka yang memiliki resiko penyakit kanker


Para peneliti dari Ingris yang melakukan riset dalam sebuah penelitian kanker paru-paru COR L23 dan MCF7 sel kanker payudara, menyatakan bahwa ekstrak lengkuas mampu menunjukan sifat anti-kanker. Kandungan flavonoid-galangin telah terbukti memiliki sifat anti-oksidatif sehingga dapat membantu menangkal radikal bebas, yaitu dengan memodulasi enzim serta menekan genotoxity bahan kimia dalam tubuh. Kandungan minyak atsiri dalam laos secara efektif mampu meningkatkan permeasi kulit dari 5-fluorouracil.


3. Dapat membantu proses penurunan lipid


Menurut penelitian yang telah dilakukan di Cina menunjukkan bahwa Ekstrak laos atau lengkuas memiliki sifat flavonoid seperti galangin, quercetin, dan kaempferol dapat membantu dalam menghambat lemak asam synthase (FAS, E.C.2.3.1.85).


Sementara itu, para peneliti Korea telah menunjukkan bahwa ekstrak rimpang  laos seperti 5-hidroksi 7- (4′-hidroksi-3′-metoksifenil) -1-fenil-3-heptanone (HPH) mampu menjadi  inhibitor lipase pankreas yang secara signifikan mampu menurunkan tingkat trigliserida (TG) serta dapat menurunkan kadar kolesterol pada object penelitian yang mengalami hiperlipidemia.


Kelompok peneliti lain menunjukkan bahwa sebuah etil asetat dari rimpang laos mengandung 3-methylethergalangin yang mampu bertindak sebagai inhibitor dalam studi yang dilakukan pada tikus yang mengalami hiperlipidemia.


4. Dapat membantu mengatasi gangguan pencernakan


Di negara India, manfaat laos yang diekstrak dipakai dalam berbagai pengobatan tradisional untuk mengatasi  berbagai macam penyakit. Salah satunya adalah masalah perut. Kandungan anti-inflamasi dan ekspektoran dalam ekstrak laos dapat membantu mengatasi berbagai macam penyakit seperti dispepsia jangka panjang, nyeri perut, rheumatoid arthritis jangka panjang, dan demam.


Sementara di Cina, ekstrak lengkuas (laos) telah digunakan secara tradisional dalam pengobatan sakit perut, muntah, diare, serta dalam pengobatan cegukan yang terjadi secara terus-menerus.


5. Mengatasi gangguan pernafasan


Laos atau lengkuas mengandung minyak essentail volatile d’Amali. Dimana pada beberapa negara seperti Cina dan India utara hal tersebut digunakan untuk membantu pengobatan keluhan pernafasan pada anak-anak, seperti peradangan yang terjadi pada selaput lendir (bronkus).


6. Sebagai agen anti jamur dan anti bakteri


Dalam studi yang dilakukan oleh beberapa peneliti telah menunjukkan bahwa kandungan dari ekstrak rimpang laos dapat bertindak sebagai agen anti jamur, yaitu dengan menghambat 80% strain dermatofit.  Pada tahun 1988, para peneliti telah mempublikasikan hasil study mereka yang menyatakan bahwa ekstrak lengkuas sangat efektif dalam menekan pertumbuhan organisme jamur candida albicans.


Penelitian lain yang telah dilakukan di Cina telah menunjukkan bahwa ekstrak rimpang laos dapat membantu menekan pertumbuhan organisme patogen seperti pada kasus anthrax. Ekstrak rimpang laos mengandung analgesik (penghilang rasa sakit) dan antipiretik (mengurangi demam). Hal ini akan dapat membantu mengurangi infeksi bakteri dan jamur


7. Sebagai obat kumur


Ekstrak dari manfaat laos bagi kesehatan dapat digunakan sebagai obat kumur. Hal ini akan membantu mengatasi gangguan sariawan, radang gusi, serta peradangan lain yang terjadi pada mulut dan tenggorokan. Selain itu,  ektrak laos ini dapat membantu mengatasi bau mulut (halitosis).


Manfaat Laos Bagi Kulit

Selain bermanfaat dalam kesehatan tubuh, Laos juga banyak digunakan dalam perawatan kulit. Ramuan ekstrak laos dapat diterapkan secara topikal untuk mengobati berbagai macam penyakit kulit, seperti :


1. Mencegah penuaan dini


Lebih dari 40 jenis manfaat antioksidan terkandung dalam ekstrak laos (lengkuas). Hal ini dipercaya dapat membantu dalam mencegah penuaan dini yang biasanya ditandai dengan munculnya bintik-bintik hitam, maupun kerutan di daerah wajah.


Laos merupakan tanaman yang dapat membantu menghilangkan efek racun dari tubuh, serta dapat meningkatkan sirkulasi darah. Hal ini akan dapat membantu pelepasan nutrisi ekstra untuk jaringan kulit. Antioksidan yang hadir dalam lengkuas dapat mencegah radikal bebas yang merusak kulit, sehingga menjaga keremajaan kulit.


2. Dapat membantu mengobati luka


Ekstrak rimpang laos dapat juga membantu dalam proses penyembuhan luka, seperti luka bakar pada kulit. Caranya adalah dengan menerapkan ramuan tersebut pada kulit yang terluka. Selain itu, menggososkkan irisan lengkuas selama 2 hingga 3 kali sehari dapat membantu mengurangi bekas luka.


3. Membantu mengatasi jerawat


Manfaat laos untuk kecantikan dapat membantu merevitalisasi kulit, serta membuat kulit terlihat lebih bercahaya. Selain itu, kegunaan tanaman ini juga dapat mengurangi pembentukan dan letusan jerawat yaitu dengan membersihkan bakteri dari kulit. Menjadikan kulit lebih halus.


Manfaat Laos bagi Kecantikan Rambut

Ekstrak laos juga telah digunakan sebagai obat ayurvedic dalam perawatan rambut dan kulit kepala, yaitu untuk pengobatan penyakit yang berhubungan dengan rambut dan kulit kepala, diantaranya adalah :


1. Membantu pertumbuhan rambut


Penerapan ektrak laos pada kulit kepala dapat membantu mempromosikan pertumbuhan rambut, yaitu dengan meningkatkan sirkulasi darah di kepala. Untuk penerapannya, kita bisa mencampurkan ekstrak laos dengan minyak cocoba (cocoba oil) lalu menerapkannya pada kulit kepala atau bagian yang mengalami penipisan rambut. Hal ini akan membantu mempromosikan pertumbhan rambut baru serta dapat mengatasi kerontokan rambut.


2. Dapat mengatasi rambut kering


Ekstrak laos banyak memiliki kandungan zinc, vitamin, dan juga fosfor yang dapat membantu untuk mengatasi masalah rambut kering. Menjadikan rambut lebih bersinar serta dapat menghilangkan bau tak sedap pada rambut. Selain itu, manfaat laos bagi kecantikan juga dapat digunakan untuk mengatasi gangguan rambut yang mengalami kerusakan akibat polusi maupun kelebihan paparan sinar matahari.


3. Membantu mengatasi ketombe


Kandungan antiseptik dari ekstrak laos dapat membantu mengatasi ketombe yang merupakan masalah umum pada kulit kepala secara permanen. Caranya cukup mudah, yaitu dengan menerapkan minyak dari ekstrak laos pada kulit kepala. Atau bisa juga dengan menerapkan campuran parutan rimpang laos dengan manfaat lemon, manfaat minyak zaitun atau minyak wijen pada kulit kepala.


Dosis Penggunaan Laos dan Efek Sampingnya

Laos dapat digunakan sebagai tingtur, rebusan atau dalam bentuk bubuk. Hal ini biasanya digunakan sebagai obat dengan dosis harian yang direkomendasikan dari ramuan biasanya sekitar 6 g. Untuk diaplikasikan sebagai teh, kita bisa menggunakan ½ hingga 1 sendok teh bubuk laos yang digiling kasar ke dalam air mendidih selama 5 hingga 10 menit.


Teh herbal ini bisa dikonsumsi 3 kali sehari ½ jam sebelum makan. Untuk membantu memperlancar proses pencernaan, kita bisa menambahkan +/- 20 tetes tingtur dalam 1 ml air hangat selama 3 kali sehari.


Efek samping Laos


Lengkuas atau laos dapat digunakan sebagai ramuan yang aman apabila digunakan pada dosis yang tepat. Namun bagi Anda yang memiliki gangguan maag sebaiknya menghindari penggunaan herbal ini, karena hal tersebut dapat merangsang sekresi asam lambung.


Ciri-ciri Tanaman Laos

Beberapa kalangan masyarakat menganggap bahwa laos dan jahe merupakan tanaman yang sama. Jika dilihat dari penampilan fisik, keduan jenis rimpang yang berasal dari genus alpinia ini memang mirip, akan tetapi sebenarnya keduanya sangatlah beda. Adapun ciri-ciri umum dari tanaman lengkuas antara lain adalah :


Batang lengkuas bisa memiliki tinggi hingga mencapai 2 meter atau bahkan lebih. Batang yang muda biasanya muncul dari pangkal batang yang sudah tua yaitu sebagai tunas baru, dimana seluruh batang dari tanaman ini ditutupi oleh pelepah daun.

Memiliki daun tunggal yang berbentuk memanjang dengan tangkai yang pendek. Ujung daun laos runcing, tepian daun rata, dan memiliki pangkal daun yang tumpul. Panjang daun mencapai 25 hingga 50 cm, sedangkan lebar daun bisa mencapai 7 hingga 15 cm. Panjang pelepah daun berkisar antara 15 hingga 30 cm dengan warna putih kehijauan dan beralur.

Memiliki jenis bunga majemuk bertangkai panjang sebagai tandannya. Perbungaan laos biasanya akan membentuk sebuah piramida dimana bunga pada bagian bawah lebih banyak adripada bagian atasnya. Bunga laos memiliki warna putih kehijauan dan kelopak bunganya menyerupai bentuk lonceng. Pada saat masih kuncup, mahkota bunga laos memiliki warna putih pada bagian ujungnya, sedang pada bagian bawah memiliki warna hijau.

Buah laos berbentuk bulat dan keras. Pada saat masih mentah, buah biasanya berwarna hijau, dan pada saat telah tua kan berubah warna menjadi coklat.

Umbi dari laos memiliki bau harum yang khas dengan varian warna putih dan juga merah.

Comments