Featured

Kencur atau cikur (Kaempferia galanga)



Tanaman kencur ini mampu menghilangkan rasa cemas, stress dan juga depresi yang berlebihan. Tanaman kencur menjadi salah satu tanaman yang mudah untuk membudidayakan tanaman kencur.


Tanaman yang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia mampu dijadikan sebagai alat untuk itu tanaman ini juga herbal dalam mengatasinya.


Nah seperti apa yang sudah dijudulkan, dimana kami disini akan membahas secara lengkap mengenai klasifikasi dan diserta dengan warna.


Apa saja yang menjadi klasifikasin dan juga morfologi dari tanama. Buaya? Dibawah inilah yang menjadi klasifikasi dan morfologi yang terlengkap. Apa saja yang menjadi klasifikasi dan morfologinya?   Langsung saja disimak pembahasan yang ada dibawah ini.


Baca Juga : Cara Budidaya Tanaman Kencur


Klasifikasi Tanaman Kencur

Tanaman kencur memiliki bahasa latin yakni Kaempferia Galanga beserta dengan klasifikasinya. Seperti apa klasifikasi dari tanaman kencur ini? Langsung saja disimak ulasan yang telah tertulis dibawah ini.


Kingdom : Plantae

Infra Kingdom : Streptophyta

Sub Kingdom : Viridiplantae

Divisi : Tracheophyta

Super Divisi : Embryophyta

Sub Divisi : Spermatophytina

Kelas : Magnoliopsida

Ordo : Zingiberales

Super Ordo : Lilianae

Famili : Zingiberaceae

Genus : Kaempferia L.

Spesies : Kaempferia Galanga L.

Morfologi Tanaman Kencur

Pada tanaman kencur ini terdapat rizihome yang bertumbuh dalam tanah dengan cara yang berkelompok serta bercabang.


Sementara morfologi dari tanaman kencur ini akan meliputi pada akar, batang, daun, bunga hingga buah dan bijinya. Mari kita simak bersama mengenai morfologi tanaman kencur, seperti apa yang sudah tertulis dibawah ini.


1. Morfologi Akar Dari Tanaman Kencur

Akar tanaman kencur umumnya bertumbuh dengan cara yang berkelompok serta memiliki cabang bersama serabut yang berwarna putih.


Selain itu, akar tanaman kencur memiliki akar yang bertumbuh secara berdampingan dengan rimpang atau rizihome berwarna coklat yang keputih-putihan.


Pada umumnya akar dari tanaman kencur ini memiliki warna coklat yang cukup keras apabila dibandingkan dengan rimpang atau rizihome nya.


2. Morfologi Bunga Dari Tanaman Kencur

Bunga yang dimiliki oleh tanaman kencur terdapat warna yang putih serta berbau harum dan memiliki empat helai mahkota daun.


Pada tangkai bunga kencur ini terdapat  daun yang kecil dengan ukuran panjang berkisar 2 hingga 3 cm. Bahkan tangkai tersebut memiliki cabang api dan mampu bertumbuh berbagai tangkai yang memiliki panjang berkisar 5 hingga 7 cm dengan bentuk bulat beruas.


Bunga dari tanaman kencur ini berbentuk majemuk yang telah disusun secara setengah duduk di kuntum yang berjumlah 4 hingga 12 buah. Di bagian bibir bunga atau labellum memiliki lembayung yang berwarna putih lebih dominan.


3. Morfologi Daun Dari Tanaman Kencur

Morfologi daun dari tanaman kencur terdapat helaian daun dan telah tersembunyi dibagian tanah dalam. Daun dari tanaman kencur ini memiliki pertumbuhan yang secara mendatar dibagian permukaan tanah atas yang disertai dengan bentuk yang besar eliptis ataupun rizihome.


Di bagian tandan bunga yang berasal dari bunga kencur dan telah dilengkapi dengan 4 hingga mencapai 12 bunga yang berwarna putih serta memiliki bentuk.


Tanaman kencur telah menyediakan daun rizihome dengan tenggalam yang berada pada  RS. Selain itu, rizihome yang dimiliki oleh tanaman mampu bertumbuh dengan dan telah disertai dengan warna hijau yang akan bertumbuh dengan cara yang bergerombolan ataupun bekerlompok.


Jumlah daun dari tanaman kencur ini memiliki 2 hingga 3 helai. Akan tetapi hal ini jarang untuk ditemukan dengan apa yang telah disebutkan tadi.


4. Morfologi Batang Dari Tanaman Kencur

Pada umumnya tanaman kencur ini tidak tersedia batang, namun meski tidak memiliki batang, tanaman kencur memiliki banyaknya rizihome dengan cabang yang disertai warna hitam agak keabu-abuan.


Bahkan mampu bertumbuh kurang lebih berkisar 30 hingga 70 cm dan hidup dengan cara parennial. Di bagian akar akan membentuk umbi yang disertai dengan warna coklat seperti daging dan pada bagian dalam terdapat warna kuning keputihan.


Nah umbi tersebut memiliki bentuk yang bulat memanjang dan disertai dengan bau yang secara khas ataupun aromatik.


5. Morfologi Buah Beserta Dengan Biji Tanaman Kencur

Tahukah anda kalau tanaman kencur ini telah tersedia rizihome yang terdapat pada dalam tanah. Bahkan di bagian rizihome akan tumbuh dengan cara yang bercabang dan juga berkelompok yang telah diposisikan pada induk tengah.


Memang pada umumnya kulit dari tanaman kencur telah memiliki sebuah warna, yakni coklat, namun di suatu bagian tepatnya di dalam telah tersedia sebuah warna yaitu warna putih.


Perlu diketahui kalau rizihome yang masih berwarna kuning ini bertanda kalau usianya masih mudah dengan kandungan air yang lebih banyak apabila dibandingkan dengan rizihome yang telah tua.


Kandungan Nutrisi Kencur

Ragam manfaat yang ditawarkan kencur tentunya tak lepas dari kandungan nutrisi di dalamnya. Berikut ini adalah beberapa kandungan nutrisi kencur yang membuatnya kaya akan manfaat dan baik untuk kesehatan tubuh:


Protein

Serat

Mineral, seperti kalium, fosfor, magnesium, zat besi, kalsium, selenium, dan zinc

Vitamin, termasuk vitamin C, vitamin B, vitamin K, dan folat

Selain itu, kencur juga mengandung minyak esensial dan senyawa yang bersifat antioksidan, antiradang, antibakteri, dan antinyeri.



Manfaat Kencur untuk Kesehatan

Manfaat kencur bisa Anda temukan di daun maupun rimpangnya. Daun dan rimpang kencur bisa digunakan untuk mengatasi ketombe dan nyeri seperti sakit kepala, sakit gigi, dan sakit perut.


Tak hanya sebagai obat herbal, kencur juga banyak dimanfaatkan sebagai bahan campuran dalam produk sampo, cuka, bedak, hingga aromaterapi.


Di Indonesia sendiri, kencur telah digunakan secara turun-temurun sebagai bahan untuk membuat jamu, misalnya beras kencur, yang terbuat dari campuran beras, kencur, asam jawa, dan gula merah.


Selain itu, ada beberapa manfaat kencur untuk kesehatan yang tak kalah dengan obat-obatan modern, di antaranya:


1. Menurunkan tekanan darah

Kencur telah lama digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi atau hipertensi. Berbagai studi pun mendukung temuan ini karena kencur mengandung kalium, antioksidan, dan senyawa yang bersifat diuretik.


Kandungan di dalam kencur tersebut diketahui dapat menurunkan tekanan darah dan menjaganya tetap stabil. Kencur pun baik dikonsumsi untuk melancarkan sirkulasi darah.


2. Membasmi bakteri penyebab penyakit

Ekstrak kencur diketahui mengandung minyak esensial yang bersifat antibakteri. Beberapa riset menunjukkan bahwa kandungan antibakteri pada kencur dapat membasmi kuman di kulit, gigi dan gusi, serta saluran pernapasan.


Manfaat kencur bahkan dipercaya dapat mematikan kuman Mycobacterium tuberculosis penyebab TBC. Akan tetapi, sejauh ini penelitian tersebut masih terbatas pada uji coba di laboratorium. Oleh karena itu, efektivitas dan tingkat keamanan kencur sebagai obat untuk mengobati penyakit infeksi masih perlu diteliti lebih lanjut.


3. Meredakan nyeri dan peradangan

Kencur mengandung zat yang bersifat antinyeri dan antiradang. Saat tubuh mengalami peradangan atau nyeri, Anda dapat menggunakan kencur untuk meringankannya. Manfaat kencur ini sudah terkenal sejak dahulu sehingga umum digunakan untuk meredakan nyeri akibat sakit kepala, sakit gigi, dan radang sendi.


4. Mengurangi stres

Kencur juga dikenal sebagai salah satu tumbuhan yang dapat memberikan efek menenangkan pikiran dan meredakan rasa cemas serta stres. Efek ini bisa Anda peroleh ketika menghirup aromaterapi yang berbahan dasar kencur.


5. Menangkal radikal bebas

Kencur merupakan salah satu tumbuhan herba yang kaya akan kandungan antioksidan, yaitu flavonoid. Kandungan ini diketahui mampu menangkal kerusakan sel akibat paparan radikal bebas, misalnya dari asap rokok atau polusi.


Tak hanya baik untuk menjaga kesehatan tubuh, kandungan antioksidan flavonoid dalam kencur juga bermanfaat untuk meredakan peradangan dan mencegah kanker.


6. Mencegah kanker

Kanker merupakan pertumbuhan sel abnormal yang tak terkendali karena adanya perubahan sifat genetik atau mutasi gen. Jika tidak ditangani sejak dini, kanker dapat menyebar ke jaringan lain dalam tubuh atau metastasis dan semakin sulit ditangani.


Berbagai riset menunjukkan bahwa kencur mengandung senyawa yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Oleh karena itu, kencur baik untuk Anda konsumsi guna mencegah kanker.


Selain memberikan berbagai manfaat di atas, kencur juga diketahui bermanfaat untuk memperkuat daya tahan tubuh dan mengatasi sembelit.


Berbagai manfaat kencur tersebut umumnya bisa Anda peroleh jika mengonsumsinya dalam bentuk jamu atau suplemen. Namun, kencur sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan, terutama jika Anda memiliki penyakit atau sedang menjalani pengobatan tertentu.


Oleh karena itu, agar lebih aman, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu jika ingin mengonsumsi kencur sebagai obat herba atau suplemen untuk mengobati penyakit tertentu.

Comments