Featured

Kencur atau cikur (Kaempferia galanga)

Tanaman kencur ini mampu menghilangkan rasa cemas, stress dan juga depresi yang berlebihan. Tanaman kencur menjadi salah satu tanaman yang mudah untuk membudidayakan tanaman kencur. Tanaman yang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia mampu dijadikan sebagai alat untuk itu tanaman ini juga herbal dalam mengatasinya. Nah seperti apa yang sudah dijudulkan, dimana kami disini akan membahas secara lengkap mengenai klasifikasi dan diserta dengan warna. Apa saja yang menjadi klasifikasin dan juga morfologi dari tanama. Buaya? Dibawah inilah yang menjadi klasifikasi dan morfologi yang terlengkap. Apa saja yang menjadi klasifikasi dan morfologinya?   Langsung saja disimak pembahasan yang ada dibawah ini. Baca Juga : Cara Budidaya Tanaman Kencur Klasifikasi Tanaman Kencur Tanaman kencur memiliki bahasa latin yakni Kaempferia Galanga beserta dengan klasifikasinya. Seperti apa klasifikasi dari tanaman kencur ini? Langsung saja disimak ulasan yang telah tertulis dibawah ini. Kingdom : Planta...

Panel Surya Sudah Murah

 

 Bergabunglah dengan komunitas Eco-Energy

Sebenarnya sudah sejak sekitar 10 tahun lalu saya tertarik dengan energi surya sebagai energi alternatif. namun harga perangkat energi surya saat itu sangat tinggi dan hanya menjadi perhatian para peneliti saja.

Berangkat dari kegagalan pendaftaran sambungan baru yang berakhir menjadi perdebatran panjang dengan PLN, istri saya menantang saya untuk memasang energi surya di kios kecil nan sederhana pinjaman dari kakaknya.

Jiwa "uklik" saya tertantang, karena meski sudah saya katakan bahwa panel surya semurah-murahnya masih belum masuk kantong kita, istri tetap bersikukuh. Disisi lain, saya yang telah mendaftar 450W Bisnis, demi memasang 1 buah lampu kios dan kebutuhan charger Smartphone karena usaha warungan kami online dan akan celaka jika mendapat orderan tetapi tidak dapat sinkronisasi PIN dengan driver GAGAL dan menjadi bulan-bulanan.

Flashback Sebentar Ya.

Saya diminta oleh pihak PLN untuk beralih ke bisnis 1300W, tetapi dana hasil hutang ke saudara tidak "ngejar". Saya bilang kalaupun naik saya cuma sanggup sampai 900W, tetapi pihak PLN bersikukuh harus ke bisnis 1300W dengan dalih tarif per KWHnya lebih murah karena disubsidi pemerintah.

 


Saya coba daftar 450W itu iseng, karena sehari sebelumnya, hari jumat tanggal 02 Oktober 2020 daftar 900W esoknya 03 Oktober 2020 saya bayar via ATM pagi-pagi, nomor bayar tidak dikenali. Saya langsung menuju kantor karena tidak mau terlambat. Setelah menyelesaikan pekerjaan sabtu yang tidak begitu banyak, saya mencoba mendaftar bisnis 450W setelah sehari sebelumnya sempat konsultasi melalui facebook PLN 123, karena saya tidak mau duit yang sudah mepet malah sia-sia.

Namun nasib sial melanda, 3 hari datang orang PLN, bukan PPILN yang seharusnya uji SLO dan meminta untuk datang ke kantor, membatalkan pendaftaran pemasangan dan ganti ke 1300W. Saya kembali ke konsultasi ke facebook PLN 123, dan akhirnya ada orang unit yang menelpon meminta datang. 

Permasalahan Beralih ke SIUP. 

Menjadi sebuah perkara aneh, ketika di unit PLN, saya tetap diminta beralih ke 1300W bisnis karena belum meiliki SIUP, dan tidak bisa diganti denga SKU. SIUP/sejenisnya adalah persyaratan mutlak pasang baru untuk keLas bisnis. PLN 123 di awal telah menjelaskan bahwa persyaratan pemasangan bisnis adalah SIUP/sejenisnya, yang secara umum di wilayah kami sejenis bisa diganti SKU (surat keterangan usaha) untuk berurusan dengan birokrasi maupun lembaga keuangan termasuk BRI yang saat pandemi mendata pengusaha yang akan diberi BANSOS.


Menjadi sangat aneh karena PLN bergeming meminta saya mendaftar kembali ke 1300W Bisnis padahal jelas-jelas saya hanya sanggup sampai SKU. Untuk apa listrik 1300W di dalam kios berukuran 3x4,5 meter?

Saya ke PLN siang hari, namun ternyata istri telah ke PPILN paginya. oleh PPILN dijanjikan dibantu mendaftar 900W Rumah tangga, dalam 1 hari SLO sudah keluar, namun tidak didaftarkan sambungan baru oleh PPILN. 

Saya ke loket PLN untuk membatalkan pendaftaran 450W sesuai permintaan PLN. Si mbak yang jaga dengan nada tidak enak mengatakan kalau nama istri saya sudah diblokir, saya disalahkan karena mendaftar dan "nekat" membayar di hari libur, sehingga dianggap mencuri waktu dan membuat dia tidak bisa memblok pendaftaran saya.

Balik ke Belajar Panel Surya

Tantangan istri saya terima dengan gamang, karena harus ada duit Rp.2.000.000,- alias dua jeti. Ada duit SPP anakmu, katanya. Padahal kios yang bakal dia pakai jualan belum ada omset. Kios-kios disekitar juga bukanya belang-belang karena memang belum ada pemasukkan. Tempat wisata yang menjadi harapan untuk datangnya pelanggan sudah hampir setahun tutup akibat pandemi COVID-19.

Yo wis, nekat saja. Akhirnya 3 hari lebih belajar dari internet sambil browsing peralatan murahan dulu, yang penting bisa nyalain 1 lampu dan charge HP biar gak ditampol driver OJOL karena orderan yang gak bisa sinkronisasi PIN.

Setelah berlayar kesana kemari, PHP-in juragan sana-sini (maaf ya gan) pilihan jatuh ke para pelapak tokopedia. Istri meminta listrik bisa muter blender, biar bisa jual minuman yang seger-seger. Saya pesan PV, SCC, dan inverter, semua yang merk "sejuta umat". Aki saya pending dulu, saya berencana pakai aki bekas mobil sampai bisa beli yang "deep cycle".

Pesanan saya chekout dan tertera Rp1.226.600,- lumayan, 85% SPP anak saya tersedot, semoga bisa cepet balikinnya, embuh dari mana. Duit segitu bisa dipakai bayar sambungan 1300W PLN, tapi saya harus bayar SLO lagi, dan menyia-nyiakan sumber energi 1300W hanya untuk lampu 7 watt di malam hari. 

Bangga Jadi Bagian Green Planet 

Green Planet menjadi cita-cita banyak bangsa, dapat diawali melalui green energy. Eco energy terutama energi surya mendapat banyak subsidi  di negara-negara maju. Masyarakat yang bersedia memasang eco energi umumnya diberi bermacam-macam stimulus oleh pemerintahnya agar semakin banyak warga negara yang bersedia menggunakannya.

Secara umum harga perangkat energy  surya sudah cukup murah. Meskipun untuk kalangan umum, harga panel surya memang belum masuk akal. Saat ini hanya daerah yang tidak terjangkau PLN yang menggunakan energi surya. Namun semakin banyak masyarakat Indonesia yang memasang energi surya dengan tujuan awal untuk menghemat tagihan PLN.

Dengan dana Rp.2.500.000 sekarang ini sudah bisa memasang perangkat energi surya. Untuk warung kucingan saya yang buka dari pagi sampai maghrib, menyerdiakan nasi hangat dalam rice coocker, sesekali membuat es blender, dana yang saya tuangkan masih mencukupi kebutuhan energi listrik di warung. 

Dari sisi bagian dari masyarakat yang mendukung energi bersih, warung kucingan saya mungkin yang pertama menggunakan energi surya. Berangkat dari hambatan pemasangan listrik dari PLN, akhirnya warung saya menjadi bagian bisnis yang mendukung energi bersih. Saya tartantang belajar kembali kepada anak-anak muda dari komunitas pengguna PLTS sederhana di facebookdan banyak mendapat ilmu dari sana.

Sebuah keputusan bisnis adalah pertaruhan nyawa keluarga bagi seorang wiraswasta. Saya menaruh harapan besar, pertaruhan yang saya lakukan dapat memberikan manfaat kembali kepada keluarga saya. Kebanggaan sebagai komunitas energi bersih memang membuat kebahagiaan tersendiri, namun keluarga tentu menjadi prioritas.

Mari belajar bersama dan memuali menggunakan energi bersih untuk dunia yang lebih baik, jangan takut salah, jangan takut ditertawakan ataupun diejek, karena semua usaha kita untuk bumi yang lebih baik adalah harta warisan kepada anak-cucu yang tak ternilai dengan uang.






Comments

  1. I really like the way you write the post and help us with the information. Thank you for sharing this post. Please read my blogs too.
    YoungForeverly

    ReplyDelete

Post a Comment