Featured

Kencur atau cikur (Kaempferia galanga)

Tanaman kencur ini mampu menghilangkan rasa cemas, stress dan juga depresi yang berlebihan. Tanaman kencur menjadi salah satu tanaman yang mudah untuk membudidayakan tanaman kencur. Tanaman yang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia mampu dijadikan sebagai alat untuk itu tanaman ini juga herbal dalam mengatasinya. Nah seperti apa yang sudah dijudulkan, dimana kami disini akan membahas secara lengkap mengenai klasifikasi dan diserta dengan warna. Apa saja yang menjadi klasifikasin dan juga morfologi dari tanama. Buaya? Dibawah inilah yang menjadi klasifikasi dan morfologi yang terlengkap. Apa saja yang menjadi klasifikasi dan morfologinya?   Langsung saja disimak pembahasan yang ada dibawah ini. Baca Juga : Cara Budidaya Tanaman Kencur Klasifikasi Tanaman Kencur Tanaman kencur memiliki bahasa latin yakni Kaempferia Galanga beserta dengan klasifikasinya. Seperti apa klasifikasi dari tanaman kencur ini? Langsung saja disimak ulasan yang telah tertulis dibawah ini. Kingdom : Planta...

Sekolah ini punya cara unik menghadapi pandemi COVID-19




Pandemi Covid-19 banyak memakan korban tidak hanya kesehatan dan kematian manusia. Ekonomi berbagai negara juga mengalami keterpurukan. Sektor perdagangan terhambat. Sektor jasa lebih parah lagi utamanya jasa pariwisata dan perjalanan.

Mencegah penyebaran covid-19, sejak Februari 2020 banyak sekolah diliburkan atau belajar dari rumah. Untuk sekolah negeri, libur atau belajar dari rumah merupakan kebahagiaan tak terperi bagi guru dan pengelola. Sedangkan bagi sekolah swasta yang pembiayaanya bergantung dari iuran siswa atau SPP merupakan malapetaka.

Banyak orangtua murid yang protes agar biaya sekolah ditiadakan karena anaknya tidak masuk, atau setidaknya ada diskon besar mengingat orang-tua juga secara ekonomi terdampak. Sekolah swasta yang terus mengadakan pembelajaran secara daring senyatanya membutuhkan biaya operasional yang lebih tinggi ketimbang sekolah tatap muka.

Dari sisi pemerintah, karena tidak ada pembelajaran tatap muka, bantuan operasional sekolah juga dipotong, dengan besaran variatif untuk pembiayaan bansos. Jumlahnya akan cukup terasa untuk sekolah-sekolah yang selama ini jumlah murid dalam 1 kelasnya terbatas.

Lapangan jadi ladang sayur organik

Sementara sekolah swasta lain kebingungan menghadapi pandemi covid-19, sekolah ini justru mendapatkan ide inovatif untuk mengisi masa pandemi covid-19 dengan kegiatan yang menghasilkan.

SDK Santa Maria Magelang, berdiri di tengah kota di pinggir jalan propinsi yang sibuk, yaitu jalan Ahmad Yani no 155A memiliki ide unik yang tak pernah terpikirkan sebelumnya.

Sekolah dengan luas keseluruhan 3300 m2 ini terdiri dari gedung dengan ruangan kelas, aula, lapangan dan sarana standar sekolah unggulan lainnya.

Lapangan yang sehari-harinya digunakan sebagai sarana upacara, olahraga, dan tempat bermain siswa ini disulap menjadi tempat yang menghasilkan secara ekonomi. Tempat seluas 450 m2 itu disulap menjadi ladang sayur organik. Berbagai macam sayuran mulai dari bayam, terong, cabai, kangkung, sawi sampai kembang kol tertata rapi dalam polybag memenuhi lapangan.

Penanaman dilakukan sejak perpanjangan pertama masa tanggap darurat pandemi covid-19 dan sudah 3 kali panen sayur musiman yang berumur pendek seperti kangkung, bayam dan sawi. Penjualan diutamakan kepada warga sekolah atau wali murid dengan harga rata-rata di bawah harga pasar, agar wali murid mendapatkan manfaat lebih di masa pandemi covid-19.

Secara ekonomis kegiatan ini diharapkan dapat membantu sekolah untuk bertahan di masa pandemi covid-19. Hasil dari penjualan sepenuhnya digunakan untuk menambah dana operasional sekolah.

Sarana belajar luar kelas

Meskipun tujuan utamanya adalah untuk dipetik hasilnya sebagai komoditas sayuran, namun karena banyak konsumen yang sebagian besar adalah wali murid menghendaki membeli tanaman sebagai tanaman hias di rumah, sekolah juga menjual paket tanaman dengan polybagnya.

Bayak konsumen yang memiliki hoby tanaman hias mencoba mengisi kekosongan ruangan atau halaman di rumahnya dengan tanaman sayuran di samping tanaman hias yang sudah populer. menikmati proses memelihara semenjak bibit sampai berbunga hingga menghasilkan buah menjadi kesenangan tersendiri.

Anak-anak dapat belajar pertumbuhan tanaman secara nyata di rumah meskipun tempat tinggal mereka di perkotaan yang padat dengan perumahan tempat tinggal dan gedung perkantoran. Belajar anatomi dan perkembangan tumbuhan menjadi menarik karena memiliki sendiri tanaman yang dapat mereka amati di halaman mereka yang terbatas.

Mengingat cara belajar yang menarik ini, sekolah berencana untuk menjadikan tanaman
sayuran ini sebagai sara pembelajaran luar kelas, jika sekolah tatap muka telah berlangsung kelak. Sekolah tidak hanya membatasi untuk siswa SDK Santa Maria saja namun akan dibuka luas untuk sekolah-sekolah yang berminat memberikan pembelajaran luar kelas kepada siswanya.

Untuk pembelajaran sekolah lain, SDK Santa Maria tidak akan memungut biaya, sepanjang pendampingan utama tetap dilakukan oleh guru dari sekolah masing-masing. Siswa dari sekolah lain juga dapat membeli bibit dengan harga pelajar jika menghendaki membawa pulang tanaman.

SDK Santa Maria Magelang juga menyediakan arena dan pendampingan pembelajaran karakter melalui outbound, dimana anak diberi pendampingan penguatan karakter, membangun kerjasama kelompok, membangun kemampuan individu serta bersenang-senang di arena bermain dan menangkap ikan yang dipelihara di kolam sekitar arena tanaman sayuran tersebut.







Comments