Hidup dalam bahtera rumah-tangga yang bahagia merupakan impian setiap orang. Ekonomi yang mapan, strata sosial. Canda riang pasangan dan anggota keluarga, adalah ukuran sebuah rumah tangga yang sukses.
Ternyata, istri yang mendapatkan kepuasan secara seksual memiliki suami
yang sangat perhatian mengenai apa yang membuat dan memberikan
kebahagiaan saat bercinta. Sebuah penelitian yang dipublikasikan pada Journal of Sex and Marital Therapy, merangkum bahwa kebahagiaan pasangan berkaitan urusan ranjang mempengaruh kehidupan rumahtangga di aspek lain.
Sex Bukan Utama tetapi Kunci
Ibarat orang hendak memasuki rumah, sex adalah kuncinya. Rumah boleh dibangun dengan megah menggunakan dana yang melimpah. Ruangan dibuat indah dengan jendela dan pintu mewah. Tetapi jika kehilangan kunci pintu, maka rumah tersebut tak lagi ada artinya. Pemilik akan terjebak didalam bangunan atau tak dapat masuk untuk menguasainya.
Dalam keluarga, pasangan suami istri dapat sukses mengejar karier mereka. memiliki harta melimpah dan segudang fasilitas. Namun tanpa hubungan sex yang berkualitas, pasangan akan segera merasa jenuh dan kosong.
Komunikasi verbal dan tatap muka intensif tidak menjamin pasangan dapatt saling memahami. Apalagi sekarang pasangan yang sibuk sering hanya berhubungan melalui alat komunikasi. Ada perbedaan yang mendasar memahami pasangan jika dilakukan dengan sekedar komunikasi dengan komunikasi yang diawali dengan pergumulan ranjang.
Menyentuh bagian sensitif dan saling memeluk dapat menjadikan pasangan lebih mudah memahami dan menerima kekurangan partnernya. Bagi laki-laki dapat memuaskan istrinya akan membuatnya semakin memperhatikan dan menyayangi istrinya. Maka penting bagi seorang perempuan untuk mendapatkan kepuasan selama berhubungan dengan suaminya. Semakin sering mendapatkan kepuasan, semakin sayang dan perhatian suami anda.
Kesibukan dan kelelahan sering membuat seorang perempuan sulit melakukan hubungan sex, sehingga untuk mencapai kepuasan sering kurang tenaga. Hubungan sex sering dilakukan hanya sekedar kewajiban dan membuah sampah suami.
Sebenarnya hubungan yang demikian sungguh menyakitkan perasaan suami. Banyak suami yang kurang sabar dan kurang berbesr hati aluh-alih membantu istrinya untuk mendapatkan kebahagiaan kembali, justru mencari selingkuhan atau mengumbar nafsu di luar.
Comments
Post a Comment