Featured

Kencur atau cikur (Kaempferia galanga)

Tanaman kencur ini mampu menghilangkan rasa cemas, stress dan juga depresi yang berlebihan. Tanaman kencur menjadi salah satu tanaman yang mudah untuk membudidayakan tanaman kencur. Tanaman yang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia mampu dijadikan sebagai alat untuk itu tanaman ini juga herbal dalam mengatasinya. Nah seperti apa yang sudah dijudulkan, dimana kami disini akan membahas secara lengkap mengenai klasifikasi dan diserta dengan warna. Apa saja yang menjadi klasifikasin dan juga morfologi dari tanama. Buaya? Dibawah inilah yang menjadi klasifikasi dan morfologi yang terlengkap. Apa saja yang menjadi klasifikasi dan morfologinya?   Langsung saja disimak pembahasan yang ada dibawah ini. Baca Juga : Cara Budidaya Tanaman Kencur Klasifikasi Tanaman Kencur Tanaman kencur memiliki bahasa latin yakni Kaempferia Galanga beserta dengan klasifikasinya. Seperti apa klasifikasi dari tanaman kencur ini? Langsung saja disimak ulasan yang telah tertulis dibawah ini. Kingdom : Planta...

Kembang Kol (Brassica oleracea var. botrylis)

 



Kembang kol atau bunga kol merupakan tumbuhan yang termasuk dalam kelompok botrytis dari jenis Brassica oleracea (suku Brassicaceae). Selain itu, tumbuhan ini sebagai sayuran juga lazim dikenal sebagai kubis bunga yang merupakan terjemahan harfiah dari bahasa Belanda bloemkool. Kata blumkol juga dikenal secara lazim.

Kubis bunga berbentuk mirip dengan brokoli. Perbedaannya, kubis bunga memiliki kepala bunga yang banyak dan teratur dengan padat. Hanya "kepala" kembang kol yang lazim dimakan (dalam literatur berbahasa Inggris disebut white curd). Pada dasar kepala tersebut terdapat daun-daun hijau yang tebal dan tersusun rapat. Kubis bunga juga mirip dengan kubis romanesco.

Kembang kol merupakan sumber vitamin dan mineral dan lazimnya dimakan dengan dimasak terlebih dahulu, meskipun dapat pula dimakan mentah maupun dijadikan acar.

Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), secangkir kembang kol mentah dapat memasok 77% vitamin C dari "Acuan Konsumsi Makanan" (Dietary Reference Intake) bagi orang dewasa. Kembang kol juga merupakan sumber penting protein, tiamin, riboflavin, niasin, kalsium, besi, magnesium, fosfor, dan zink, serta sangat baik sebagai sumber serat makanan, vitamin B6, asam folat, asam pantotenat, dan kalium. Sayur ini mengandung sedikit lemak jenuh, dan sangat sedikit kolesterol (kurang dari 1 g per kg).

Sebagaimana kubis-kubisan yang lain, kembang kol mengandung zat anti gizi pula (goiterogen, "pembangkit kembung") sehingga perlu dipertimbangkan pembatasan konsumsinya.

Kubis bunga merupakan tumbuhan semusim dengan daur hidup berlangsung minimal empat bulan dan maksimal setahun

Manfaat kembang kol untuk meningkatkan kesehatan

1. Berpotensi untuk menurunkan berat badan
Kembang kol merupakan makanan yang rendah kalori, sehingga bisa Anda masukkan sebagai menu


untuk menurunkan bobot. Kandungan serat dalam sayuran ini pun membantu memperlambat pencernaan, serta memberikan Anda sensasi kenyang saat memakannya.

2. Melancarkan saluran pencernaan
Bunga kol kaya dengan serat pangan dan air yang penting untuk membantu mencegah sembelit. Kedua nutrisi ini juga membantu menurunkan risiko kanker usus besar dan memelihara kesehatan pencernaan secara keseluruhan.

3. Mengurangi risiko beragam penyakit

Molekul antioksidan juga menjadi nutrisi penting dari bunga kol. Antioksidan dapat mencegah terjadinya mutasi sel dan melawan radikal bebas penyebab tekanan oksidatif.

Salah satu molekul antioksidan kembang kol adalah indole-3-carbinol (I3C). Molekul ini dilaporkan dapat menurunkan risiko kanker, seperti kanker payudara dan kanker yang menyerang organ reproduksi.

Kandungan kunci lain dari kembang kol adalah sulforafan yang juga memiliki efek antioksidan. Studi menunjukkan bahwa sulforafan dapat mencegah berbagai kanker, mencegah diabetes, dan mengendalikan tekanan darah.

4. Memelihara daya ingat
Kandungan kolin dalam kembang kol dapat membantu menjaga daya ingat orang yang rutin mengonsumsinya. Namun tak hanya untuk daya ingat, kolin pun bermanfaat untuk pergerakan otot, daya ingat, dan kualitas tidur.

5. Menguatkan tulang
Manfaat kembang kol untuk tulang ditopang oleh kandungan vitamin K. Kekurangan vitamin K dikaitkan dengan masalah tulang, termasuk tulang keropos dan patah tulang.

Dalam menjaga kesehatan tulang, vitamin K membantu mengoptimalkan penyerapan kalsium serta mencegah keluarnya kalsium dalam urine.

6. Melancarkan sirkulasi darah
Vitamin K dalam bunga kol tak hanya sehat untuk jantung, namun juga untuk sistem peredaran darah. Vitamin ini mencegah terjadinya penumpukan kalsium di pembuluh darah, sehingga sirkulasi dapat menjadi lancar.

Kandungan serat dalam kembang kol pun membantu menjaga kesehatan jantung dan menurunkan risiko penyakit di organ tersebut.

7. Sumber antioksidan yang bisa mencegah kanker
Dikutip dari berbagai penelitian, manfaat bunga kol lainnya adalah menjadi makanan sumber antioksidan yang bisa menurunkan risiko penyakit kanker. Khasiat bunga kol ini karena antioksidan, termasuk glukosinolat dan isothiocyanate di dalamnya dapat melindungi sel-sel tubuh dari peradangan dan efek radikal bebas. Kandungan glukosinolat dan isothiocyanate tersebut bisa melawan kanker kolon, kanker payudara, hingga kanker prostat.

8. Menurunkan risiko penyakit jantung
Manfaat bunga kol lainnya datang dari kandungan sulforaphane yang memiliki sifat antiperadangan. Kandungan ini bermanfaat untuk melindungi tubuh dari penyakit hipertensi, aterosklerosis, stroke, hingga penyakit jantung.

Selain itu, manfaat kembang kol dari kandungan sulforaphane  ini juga dapat mengendalikan tekanan darah yang bisa membuat kinerja jantung menjadi lebih mudah. Semakin kuat pembuluh darah dan semakin lancar aliran darah dalam tubuh, maka semakin mudah pula Anda terhindar dari penyakit jantung.

Baca juga: Manfaat Brussel Sprout atau Kol Mini yang Mengesankan

Kandungan gizi kembang kol
Kembang kol merupakan salah satu makanan bergizi kaya manfaat. Selain mengandung zat gizi makro (protein, lemak, dan karbohidrat), kandungan kembang kol juga kaya dengan vitamin dan mineral. 

Kandungan 100 gram kembang kol yang baik untuk kesehatan tubuh di antaranya adalah:

  • Air: 91,7 g
  • Energi: 25 kalori
  • Protein: 2,4 g
  • Lemak: 0,2 g
  • Karbohidrat: 4,9 g
  • Serat: 1,6 g
  • Abu: 0,8 g
  • Kalsium : 22 mg 
  • Fosfor: 72 mg

  • Besi: 1,1 mg
  • Natrium: 47 mg
  • Kalium: 187 mg
  • Tembaga: 0,04 mg
  • Seng: 0,3 mg
  • Beta-Karoten: 24 mikrogram (mcg)
  • Karoten Total (Re): 90 mcg
  • Vitamin B1: 0,11 mg
  • Vitamin B2: 0,09 mg
  • Niasin (Niacin): 0,6 mg
  • Vitamin C : 69 mg
Jangan lupakan pula kolin dan sulforafan yang memiliki manfaat menakjubkan untuk kesehatan. Selain itu, kalori kembang kol juga terhitung rendah, sehingga baik untuk menu diet.

Bukan hanya rendah kalori, kembang kol juga mengandung vitamin C yang dapat mencukupi 77% kebutuhan vitamin harian, 19 % kebutuhan vitamin K, 2% kebutuhan kalsium, dan 2% kebutuhan zat besi per hari.


Efek samping mengonsumsi kembang kol yang perlu diwaspadai

Kembang kol bermanfaat jika Anda mengonsumsinya dalam batas wajar. Jika berlebihan, ada beberapa efek samping yang bisa terjadi. Beberapa efek tersebut, meliputi:

  • Kembang kol untuk asam lambung sebaiknya dihindari karena dapat menyebabkan perut kembung dan asam lambung naik
  • Gumpalan darah, asupan vitamin K yang berlebihan dapat mengganggu pasien yang mengonsumsi obat pengencer darah.
Pada dasarnya, kembang kol merupakan salah satu makanan yang menyehatkan. Walau begitu, Anda tetap disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat yang bervariasi, termasuk jenis sayuran.

Comments