Featured

Kencur atau cikur (Kaempferia galanga)

Tanaman kencur ini mampu menghilangkan rasa cemas, stress dan juga depresi yang berlebihan. Tanaman kencur menjadi salah satu tanaman yang mudah untuk membudidayakan tanaman kencur. Tanaman yang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia mampu dijadikan sebagai alat untuk itu tanaman ini juga herbal dalam mengatasinya. Nah seperti apa yang sudah dijudulkan, dimana kami disini akan membahas secara lengkap mengenai klasifikasi dan diserta dengan warna. Apa saja yang menjadi klasifikasin dan juga morfologi dari tanama. Buaya? Dibawah inilah yang menjadi klasifikasi dan morfologi yang terlengkap. Apa saja yang menjadi klasifikasi dan morfologinya?   Langsung saja disimak pembahasan yang ada dibawah ini. Baca Juga : Cara Budidaya Tanaman Kencur Klasifikasi Tanaman Kencur Tanaman kencur memiliki bahasa latin yakni Kaempferia Galanga beserta dengan klasifikasinya. Seperti apa klasifikasi dari tanaman kencur ini? Langsung saja disimak ulasan yang telah tertulis dibawah ini. Kingdom : Planta...

Tanaman Menyeramkan Khas Indonesia, Mitos vs Fakta





Indonesia adalah negara yang kaya raya dengan berbagai sumberdaya alam. Keanekaragaman hayati tak terhitung jumlahnya. Namun dari beberapa tumbuhan elok khas Indonesia, memiliki mitos horor yang cukup menyeramkan bagi mereka yang tidak menyukainya.

1. Bunga Kanthil dan Kenanga


Bunga kanthil dikenal juga sebagai cempaka putih. Pada setiap upacara mistis tak akan lepas dari bunga kantil. Baik upacara yang bersifat syukur ataupun permohonan keselamatan, tak meninggalkan bunga kanthil. Konon bau bunga kanthil sangat disukai oleh mahluk halus.

Karena disukai mahluk halus, upacara menggunakan bunga kanthil dipandang penting dan memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi.
Bunga kanthil banyak digunakan dalam upaca mistis yang bersifat feminim, hal ini berkaitan dengan mahluk halus yang menyukai aroma bunga kanthil adalah kuntilanak.

Bunga kanthil digunakan dalam ilmu pemikat seperti susuk, pelet/pemikat wanita, dan melancarkan bisnis. Bunga kantil digunakan dalam upacara yang bersifat menolak dan mengusir roh jahat/jin jahat pada upacara perkawinan, agar upacara berjalan lancar dan pasangan diharapkan dijauhkan dari marabahaya.

Mengusir roh jahat di sekitar rumah, membuat jenasah dijauhkan dari "sambikala" menjadikan bunga kanthil yang feminim memiliki kesan seram.

Bunga kenanga sebenarnya memiliki aroma yang lebih menyeramkan dibanding bunga kanthil, namun mitosnya lebih maskulin. Berbeda dengan bunga kanthil yang digunakan untuk menolak, bunga kenanga lebih dikenal diminati oleh roh yang lebih jahat dan bersifat mengundang.

Bunga kenanga sering digunakan untuk memanggil roh, menambah kekebalan dengan mengundang 'prewangan'.

2. Bunga mawar

Bunga mawar adalah bunga terpenting dalam setiap upacara, baik mistis maupun rohani. Namun tingkat mistisnya tak seseram kembang kanthil.

Mulai dari upacara kelahiran sampai upacara perkawinan dan kematian tak lepas dengan bunga mawar. yang berkait dengan kehidupan seperti kelahiran dan kematian, bunga mawar digunakan dengan model tabur. Untuk upacara perkawinan, bunga mawar digunakan utuh dengan bentuk bucket.

Pada banyak upacara, bunga mawar dan bunga kanthil merupakan syarat yang tak terpisahkan. Baik digunaan terpisah maupun dicampur pada satu tempat dan wadah.
Bunga mawar merah dan putih digunakan untuk menyatakan cinta baik kepada sesama yang hidup maupun kepada para leluhur yang sudah meninggal.

Namun sebaliknya mawar hitam dianggap sebagai siombol kejahatan dan digunakan para penyihir untuk melancarkan ilmunya. Mawar hitam sulit ditemukan di Indonesia karena tidak ada mistis yang berkait.

3. Pohon Trembesi/Munggur

Pohon trembesi adalah pohon kayu keras yang banyak dimanfaatkan untuk infrastruktur. Dimasa lalu jembatan, rumah dan bangunan-bangunan yang membutuhkan kekuatan banyak menggunakan kayu trembesi yang terkenal ulet namun lebih murah dibanding dengan jati.

Tinggi pohon trembesi dapat mencapai 15m. dengan diameter pohon dapat melebihi 2m. Kerindangan daunnya dapat mencapai diameter 15m pada pohon yang kuat dan tua. Pohon trembesi seperti pohon jati, jarang terkena penyakit karena mengandung banyak minyak kayu yang dapat membunuh serangga dan ngengat.

Karena bentuknya yang besar, mahluk halus yang sering menghuni adalah genderuwo, mahluk halus yang besar hitam berbulu lebat. Genderuwo dikenal sering mengganggu manusia dengan menculik anak-anak.

Bisa diibaratkan seperti rumah yang besar, Pohon trembesi bisa dihuni oleh keluarga besar. Entah mahluk yang berjenis lain atau genderuwo yang terkenal pandai menyamar dan meniru, sering sebuah pohon trembesi memberikan penampakan berbagai bentuk mahluk, baik yang menyeramkan maupun yang mirip manusia.

4. Pohon Jati

Pohon Jati dikenal pohon yang sudah ratusan tahun hidup di bumi Nuasantara. Pohon ini menjadi ikon Indonesia karena banyak dibudidayakan pada jaman penjajahan belanda. Meski usianya dapat mencapai tarusan tahun, diameter pohon jari tak dapat menyamai pohon trembesi, Namun tingginya dapat 2 kali lipatnya.

Karena usia yang rata-rata mencapai ratusan tahun dan tempatnya di hutan atau perkebunan yang jarah disentuh manusia, pohon jati juga dapat disinggahi mahluk halus.

Mahluk yang menghuni pohon jati semua dikenal menyeramkan. Bisa jadi sebuah pohon jati dihuni oleh hantu pocong, bisa juga dihuni oleh hantu perempuan cantik namun suka menculik manusia.

Konon hantu hantu ini menjadi terbiasa dengan pohon jati karena awalnya dipasang oleh pemilik pohon agar pohon yang ditanam dan diharapkan menjadi warisan kepada anak cucu tidak diganggu oleh yang tidak berhak.

Masih banyak kekayaan alam Indonesia yang memilik mitos entah yang dapat digunakan untuk kebaikan, kesehatan, dan kesejahteraan manusia, maupun yang dapat digunakan untuk mencelakai orang lain. Namun semua itu bergantung kepada penggunanya dan kepercayaan masing-masing.

Comments